Perguruan Muhammadiyah Tlogomas Kompak Peringati Isra Miraj 1446 H

MAMUMTAZA MALANG – Perguruan Muhammadiyah Tlogomas, Malang, yang terdiri dari MA Muhammadiyah 1, SMK Muhammadiyah 2, dan MTs Muhammadiyah memperingati Isra Miraj 1446 H bersama-sama pada Jumat (31/1/2025). Ir Agus Purwadyo, pemateri dalam kegiatan tersebut, menyampaikan beberapa hal penting dalam pengajian Isra Miraj. Sebelum pengajian dimulai, di sela-sela acara, Agus memberikan voucer kepada siswa yang dapat menjawab pertanyaan seputar Isra Miraj. Ada beberapa poin penting yang disampaikan. Pertama, peristiwa yang dialami Rasulullah SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa dan dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha untuk menerima perintah sholat wajib langsung dari Allah SWT. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Isra’ 17: “Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjid al-Haram ke Masjid al-Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepada dia sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sungguh Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (TQS al-Isra’ [17]: 1) Kedua, sholat merupakan bagian penting dalam Islam karena jika sholat dilakukan secara khusuk dan benar, dapat mencegah perbuatan keji dan munkar. Firman Allah: “Dirikanlah sholat. Sungguh sholat itu mencegah (kamu) dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.” (TQS al-Ankabut [29]: 45) Barang siapa dapat menjaga sholat lima waktunya, terutama sholat Isya dan Subuh, maka akan terhindar dari sifat munafik. Ketiga, sebagai umat Rasulullah, kita harus tetap beriman dan bertaqwa di setiap waktu dan tempat, meskipun mungkin tinggal di negara yang tidak seiman. Sementara itu, Slamet Riadi, humas Mamumtaza, menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan bersama, baik yang bersifat keislaman maupun umum, sengaja dilakukan untuk menjaga kebersamaan antara guru, siswa, dan orang tua. “Selain itu, pengajian ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman dan menjadi ciri khas sekolah-sekolah Muhammadiyah sehingga dapat menghasilkan generasi sholeh sholihah di tengah arus globalisasi dan digitalisasi,” ujarnya.
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jatim Beri Wawasan Tugas Anggota Dewan ke IPM MA Muhammadiyah 1 Malang

MAMUMTAZA MALANG – Segenap dewan guru bersama anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) MA Muhammadiyah 1 Kota Malang melangsungkan kunjungan ke kantor DPRD Provinsi Jawa Timur, Rabu (5/2/2025). Giat silaturrahmi ini dibersamai dengan agenda MA Muhammadiyah 1 Kota Malang tujuan untuk belajar dan memahami tentang seluk beluk DPRD Jawa Timur, serta mekanisme kerja dari anggota DPRD. Agenda tersebut lantas disambut dan diterima dengan baik oleh Anggota Komisi E DPRD Jatim, Puguh Wiji Pamungkas. Sejalan dengan lingkup kerja Komisi E DPRD Jatim, Puguh menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kunjungan yang dilakukan oleh MA Muhammadiyah 1 Kota Malang. Sosok yang kini dikenal sebagai local hero Malang itu menyebut bahwa giat ini merupakan pengalaman berharga bagi adik-adik pelajar yang sekarang sedang berada di jenjang pendidikan ‘Sekolah Menengah Atas’. “Adik-adik pelajar adalah iron stock bangsa, adik-adiklah yang akan mengisi ruang peran dan kepemimpinan bangsa ini dimasa mendatang, oleh karenanya tidak ada kata lain kecuali kita harus terus belajar, meningkatkan pengetahuan dan kompetensi agar kita memiliki kemampuan untuk berdaya saing dimasa mendatang,” jelas Puguh. Padi sesi pertemuan, sosok Sekretaris Fraksi PKS di DPRD Jatim ini banyak berbagi cerita seputar tentang tugas dan fungsi anggota DPRD. Di antaranya fungsi legislasi, fungsi penganggaran dan fungsi pengawasan. Lebih spesifik, Puguh juga mejelaskan bahwa dalam konteks anggota DPRD di Jawa Timur, tupoksi kinerja dibagi dalam komisi-komisi dan badan-badan. Pada momen yang sama, Puguh turut menyinggung tentang mekanisme penyampaian aspirasi yang salah satunya lewat mekanisme serap aspirasi (reses) yang dilakukan oleh setiap anggota dewan. Kepala Madsrasah Akhmad Ari Wibowo berterimakasih atas sambutan hangat dan motivasi serta pendidikan politik yang diberikan dr Puguh Wiji Pamungkas. Dijelaskan Ahmad Ari, bahwa giat kunjungan ini merupakan wujud dari implementasi kurikulum Tahun Ajaran 2024/2025 untuk meningkatkan “Kepemimpinan dan Wawasan Perpolitikan” serta menambah pemahaman terkait dengan sistem pemerintahan dan ilmu politik di Jawa Timur.
Mamumtaza Buka Program Kerja ke Jepang, Gaji 15-30 Juta Per Bulan

MAMUMTAZA MALANG – Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah 1 Malang (Mamumtaza) menawarkan program kerja di Jepang bagi para lulusan. Program ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Rabu (22/1/2025) di Training Center UMM. Kerja Sama dengan Perusahaan Jepang Prof Dr Tulus Winarsunu MSi, Dekan Fakultas Vokasi UMM, menjelaskan bahwa program ini bekerja sama langsung dengan PT OS Selnajaya Indonesia, perusahaan yang memiliki hubungan erat dengan berbagai sektor industri di Jepang. Sebelum diberangkatkan, calon tenaga kerja harus memenuhi beberapa syarat penting. Pertama, sertifikasi keahlian dan bahasa. “Peserta wajib memiliki sertifikat kompetensi di bidang keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri Jepang, serta kemampuan bahasa Jepang,” katanya. Kedua, attitude dan disiplin. Jepang sangat menjunjung tinggi sikap disiplin, sopan santun, penghargaan terhadap waktu, dan profesionalisme kerja. Ketiga, pelatihan sebelum keberangkatan. Untuk meningkatkan citra tenaga kerja Indonesia di luar negeri, pelatihan selama 6-12 bulan akan diberikan guna membekali peserta dengan keterampilan dan pengetahuan dasar yang dibutuhkan. Prof Tulus menegaskan pentingnya persiapan matang melalui pelatihan agar tenaga kerja yang diberangkatkan memiliki kualitas unggul. Antusiasme Madrasah Akhmad Ari Wibowo MPd, Kepala Mamumtaza, menyambut positif kerja sama ini. Ia menekankan pentingnya langkah-langkah konkret agar program segera terealisasi, khususnya untuk lulusan tahun ajaran 2024-2025. Slamet Riadi, Humas Mamumtaza, berharap program ini mendapat tanggapan positif dari siswa, orang tua, dan masyarakat. “Motto alumni Mamumtaza, Siap Kuliah dan Siap Kerja, diharapkan mampu mengubah mindset masyarakat bahwa madrasah tidak hanya membentuk generasi Islami, tetapi juga mempersiapkan siswa untuk sukses di dunia kerja dan pendidikan tinggi,” ujarnya. Program kerja ke Jepang ini menjadi terobosan penting bagi Mamumtaza untuk meningkatkan kualitas lulusannya, sekaligus membuktikan bahwa madrasah mampu bersaing dengan sekolah kejuruan dalam mencetak tenaga kerja berkualitas.
Mamumtaza Targetkan 40 Persen Siswa Masuk PTN lewat Jalur SNBP

MAMUMTAZA MALANG – MA Muhammadiyah 1 Malang (Mamumtaza) menargetkan 40 persen siswa eligible (berperingkat) untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) pada tahun pelajaran 2024/2025. Sebagai bagian dari upaya mencapai target tersebut, madrasah mengadakan sosialisasi kepada siswa dan wali murid, sekaligus meminta penandatanganan pernyataan kesanggupan jika siswa diterima di PTN sesuai pilihan mereka. Acara ini berlangsung pada Senin (20/1/2025). Kepala MA Muhammadiyah 1 Malang Akhmad Ari Wibowo M.Pd menjelaskan bahwa untuk dapat masuk PTN melalui jalur prestasi, terdapat tiga syarat utama yang harus dipenuhi siswa. Pertama, memiliki nilai rapor yang baik dan konsisten meningkat mulai dari semester 1 hingga semester 5. Kedua, menunjukkan perilaku yang baik selama di madrasah. Ketiga, mematuhi syarat yang ditetapkan oleh madrasah dan memenuhi ketentuan dari Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Menurut Ari, madrasah yang memiliki akreditasi A, seperti MA Muhammadiyah 1 Malang, memiliki kuota yang setara dengan SMAN/MAN, yakni 40 persen dari jumlah siswa per kelas, untuk mengikuti seleksi SNBP. “Jika siswa yang sudah dinyatakan eligible diterima di PTN melalui jalur ini, mereka wajib melakukan registrasi dan benar-benar memasuki PTN tersebut. Jika tidak, hal ini akan berdampak pada madrasah dan siswa itu sendiri, termasuk tidak bisa mendaftar di berbagai PTN lain. Selain itu, hal ini juga berimbas pada adik kelas di tahun mendatang,” tegas Ari. Ning Fuadah Karimah SPd, guru Bimbingan dan Konseling Pendidikan (BKP) di madrasah tersebut, mengungkapkan bahwa jumlah siswa yang memenuhi syarat eligible untuk tahun ini sebanyak 25 siswa dari jurusan IPA, IPS, dan Bahasa. “Setelah penetapan siswa eligible, data mereka akan segera didaftarkan melalui PDSS untuk diproses lebih lanjut. Kami perkirakan hasil pengumuman penerimaan akan keluar pada tahun 2025,” ujar Ning Fuadah. Ning Fuadah juga berharap agar target kuota 40 persen siswa yang diterima melalui jalur SNBP dapat tercapai pada tahun pelajaran 2024/2025.
